Sabtu, 20 April 2013

Teleskop Kepler Deteksi Dua Planet Mirip Bumi



WASHINGTON, (PRLM).- Dua planet menjadi kandidat terkuat untuk menjadi kembaran bumi.

Para ilmuan mengatakan kedua planet bernama Kepler-62e dan Kepler-62f ini memiliki ukuran dan jarak yang tepat dari bintang orbit mereka, sehingga ada kemungkinan besar permukaan planet mengandung air.

Namun kepastiannya sulit untuk diketahui karena mereka terletak di Konstelasi Lyra yang berjarak 1.200 tahun cahaya dari bumi.

Jarak sejauh itu tidak memungkinkan teknologi teleskop bumi untuk mendeteksi secara detil.

Tetapi para ilmuan mengatakan pada Science Magazine bahwa temuan ini sangat menakjubkan.

"Kedua planet itu adalah kandidat terkuat dari daftar planet yang bisa didiami," kata Bill Borucki yang memimpin tim operasional teleskop Kepler di Badan Antariksa AS, NASA.
Para peneliti menyebut Kepler-62e dan Kepler-62f sebagai "super Earths" karena dimensi mereka satu setengah kali lebih besar dari bumi.

Berdasarkan ukuran, para ilmuan menduga planet ini memiliki tekstur berbatu, seperti bumi, atau memiliki bagian yang terbuat dari es.

Kepler hingga saat ini berhasil memastikan keberadaan lebih dari 100 planet di luar sistem galaksi Bima Sakti sejak 2009. (bbc/A-108)***

Peringatan Hari Kartini: "Fashion Show", Memasak, Merias

Kediri

Penulis : Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim | Sabtu, 20 April 2013 | 12:50 WIB

 
Kompas.com/ M. Agus Fauzul Hakim
Para wanita pegawai negeri sipil di lingkup Pemkot Kediri, Jawa Timur, memperingati Hari Kartini dengan beberapa kegiatan, diantaranya fashion show, Sabtu (20/4/2013).  



KEDIRI, KOMPAS.com - Peringatan Hari Kartini, selalu diisi dengan berbagai gebyar kegiatan yang berulang setiap tahunnya. Seperti yang dilakukan oleh para perempuan pegawai negeri sipil maupun anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di Pemerintahan Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (20/4/2013).

Ada empat kegiatan yang digelar, yaitu lomba menyajikan masakan, lomba baca puisi, lomba fashion show, serta lomba merias wajah dengan mata tertutup. Kegiatan yang berlangsung di Balai Kota Kediri di Jalan Basuki Rahmad itu juga diwarnai dengan nuansa batik dari pakaian yang mereka kenakan.

"Untuk melatih kreativitas. Di sini kita juga bisa melihat bagaimana ibu-ibu mampu merias dengan mata tertutup," kata Dahlia, ketua tim penggerak PKK.

Wali Kota Kediri, Samsul Azhar mengatakan, pihaknya sengaja menggelar bermacam kegiatan itu untuk menggelorakan semangat Kartini dalam kehidupan para perempuan di lingkup pemerintahannya. Semangat Kartini, menurutnya, harus terus dijaga untuk membentuk dinamisasi kehidupan.

"Dengan semangat Kartini, ibu-ibu itu akan terberdayakan," kata Wali Kota berlatar belakang profesi dokter ini.

Wali Kota menambahkan, mengacu semangat Kartini itu seharusnya membuat para wanita lebih kreatif lagi agar mampu mengangkat derajatnya. Dengan begitu, menurutnya tidak ada lagi kaum hawa yang mencari nafkah di negeri orang.

"Kartini-kartini Indonesia tidak perlu ke luar negeri karena di Indonesia ini masih banyak yang perlu dilakukan," imbuhnya.

Kegiatan yang diawali dengan upacara bersama itu diikuti oleh para perempuan dari satuan-satuan kerja hingga tingkat kelurahan.

Editor : Farid Assifa

Usut Selisih Anggaran UN Rp 25.000 per Siswa

Alokasi Rp 55.000 per Siswa, Digunakan Rp 30.000


JAKARTA, (PRLM).- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pertanyakan anggaran pengadaan soal ujian nasional yang dinilai tidak sesuai dengan jumlah anggaran yang telah disetujui. Anggaran APBN yang dialokasikan untuk soal ujian nasional, seharusnya Rp 55 ribu bagi setiap siswa, namun ternyata hanya Rp 30 ribu, sehingga terdapat selisih anggaran sebesar Rp 25 ribu.

Pernyataan tersebut, dikemukakan anggota DPD Istibsyaroh, saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk 'Kisruh Ujian Nasional', di gedung DPD, Jakarta, Jumat (19/4).

Menurut dia, persoalan itu sudah dipertanyakan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sayangnya, hingga saat ini pihaknya belum mendapat jawaban pasti. "Jadi yang Rp 25 ribu di kemanakan? Kalau dikalikan dengan sekian juta siswa yang mengikuti ujian nasional, kan banyak sekali jumlahnya. Dalam berbagai kesempatan, kami sudah mempertanyakan persoalan ini ke Kemendikbud, tapi sampai sekarang kami belum memperoleh jawaban konkret," tegas Istibsyaroh.

Ia mengatakan, dengan adanya selisih tersebut, maka terindikasi terjadinya korupsi.
Namun untuk memastikan itu, ia meminta aparat penegak hukum melakukan penelusuran lebih mendalam. “Selain hanya diberikan Rp 30 ribu/siswa, tidak sedikit pula siswa di beberapa sekolah yang dipungut dengan alasan untuk keperluan konsumsi dan keamanan. Padahal seharusnya, semua biaya untuk itu, sudah diatur dan disepakati untuk diambil dari APBN,” ujar Istibsyaroh menambahkan.

Karenanya, ia mendorong Komite III DPD yang membidangi hukum, untuk melakukan langkah-langkah dorongan agar institusi penegak hukum melakukan penelusuran dugaan terjadinya korupsi pengadaan soal ujian nasional tersebut.

"Sebetulnya, saya tidak berwenang untuk mendorong-dorong agar penegak hukum menelusuri hal itu. Yang seharusnya mendorong, adalah teman-teman yang ada di Komite III. Saya kan sekarang di Komite I,” ujarnya lebih lanjut. (A-109/A_88)***

Sebaiknya, Pahami Sistem Perhitungan Bunga KPR!

Sabtu, 20 April 2013 | 10:15 WIB

 
shutterstock.com
Bunga floating juga bukan merupakan sistem perhitungan bunga. Namun, merupakan sifat bunga yang ditetapkan kepada debitur KPR. Dengan bunga floating, tingkat bunga yang dikenakan ke debitur tak tentu, berubah mengikuti tingkat bunga pasar.  



KOMPAS.com - Sebagian besar pembelian rumah di Indonesia dilakukan dengan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Namun, tidak banyak yang mengerti dengan istilah-istilah seputar KPR tersebut. Bahkan, tak jarang membuat pengguna KPR bingung ketika hendak membeli rumah idamannya dengan skema cicilan ini.

Dalam hal sistem bunga KPR, beberapa istilah pun terkadang muncul. Ada istilah sistem bunga flat dan annuitas atau bunga mengambang (floating) dan tetap (fixed). Karena itu, pahami dulu cara perhitungan bunganya untuk keempat istilah tersebut.

Bunga Flat
Sistem perhitungan suku bunga menggunakan bunga flat mengacu pada pokok utang awal. Artinya, besarnya cicilan serta angsuran pokok berikut bunga cicilan tetap/sama (flat) selama periode kredit.

Misalnya, debitur A hendak membeli mobil seharga Rp 150 juta dengan uang muka 20 persen dan suku bunga 10 persen flat per tahun. Besar cicilan per bulan sejak awal akhir masa angsuran, nilai bunga yang mesti dibayar mengacu ke Rp 150 juta sebagai nilai awal utang pokok. Sekalipun masa angsuran tinggal enam bulan dan nilai utang pokok tinggal Rp30 juta, bunga tetap dihitung dengan Rp 150 juta tadi sebagai acuan.

Adapun sistem bunga flat banyak diterapkan dalam penyaluran kredit barang-barang konsumtif, seperti elektronik, home appliances, kendaraan bermotor, atau kredit tanpa agunan (KTA).

Bunga Efektif
Sistem bunga ini kebalikan dari sistem bunga flat. Porsi bunga dihitung berdasarkan utang pokok tersisa. Sehingga porsi bunga dan pokok dalam angsuran setiap bulan akan berbeda, meski besaran angsuran per bulannya tetap sama.

Contohnya, debitur B awalnya mendapat KPR dengan plafon Rp 150 juta. Di bulan pertama, bunga dihitung mengacu ke angka Rp 150 juta sebagai utang pokok. Setelah lima tahun, utang pokok itu tentu menurun, andaikanlah menjadi Rp 100 juta. Maka, besar bunga dihitung dengan pengalian bunga ke Rp 100 juta sebagai utang pokok yang tersisa, bukan ke Rp 150 juta tadi.

Sistem bunga efektif ini biasanya diterapkan untuk pinjaman jangka panjang, seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau kredit investasi.

Bunga Fixed
Bunga tetap merupakan sifat bunga, bukan sistem perhitungan bunga. Dengan bunga tetap, tingkat bunga yang dikenakan ke debitur dipatok di angka tertentu. Nah, patokan tersebut lazim berlaku untuk jangka waktu tertentu.

Misalnya, kini bank penerbit KPR banyak menawarkan tingkat bunga di bawah 10% yang bersifat tetap untuk masa satu tahun. Ada yang 7 persen, ada pula yang 9 persen.

Bunga Mengambang (floating)
Bunga floating juga bukan merupakan sistem perhitungan bunga. Namun, merupakan sifat bunga yang ditetapkan kepada debitur KPR. Dengan bunga floating, tingkat bunga yang dikenakan ke debitur tak tentu, berubah mengikuti tingkat bunga pasar. Bila kondisi ekonomi tengah apik dan bunga pasar rendah, bunga KPR bisa rendah, bisa di bawah 10 persen.

Sebaliknya, bila kondisi ekonomi tengah tak ramah dan bunga pasar naik, bunga KPR bisa pula naik—bisa di kisaran 14 persen; saat krisis ekonomi dahsyat di tahun 1997-an, tingkat bunga KPR di atas 25 persen. (Hotmian Siahaan)
Sumber : www.tabloidrumah.com
Editor : Latief

Tumpukan Sampah Menggunung di Bantaran Sungai Cisangkuy





SOREANG,(PRLM).-Perilaku warga masyarakat yang masih membuang sampah seenaknya membuat bantaran Sungai Cisangkuy Kp. Rancaengang, Desa Rancamulya, Kec. Pameungpeuk, dipenuhi tumpukan sampah. Kondisi itu menyebabkan bau tak sedap dan sebagian sampah masuk ke aliran sungai sehingga mencemarinya.

Menurut seorang warga, Solihin, tumpukan sampah sepajang 10 meter itu dibiarkan sehingga makin tinggi. "Tidak ada kepedulian dari warga sekitar dan aparat setempat agar tumpukan sampah segera dibersihkan," katanya, Sabtu (20/4).

Tumpukan sampah sebagian besar plastik seperti bekas kantong kresek. "Tak jauh dari tumpukan sampah terdapat tempat pemulung. Mungkin sampah-sampah plastik yang tak berharga dibuang dan ditambah sampah dari warga," katanya.

Solihin mengimbau kepada aparat desa, kecamatan, maupun Pemkab Bandung untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut. "Warga siap dikerahkan asalkan ada truk sampah sehingga bantaran sungai menjadi bersih," katanya.(A-71/A-107)***

Sudoku dan TTS Bikin Otak Sehat

Sabtu, 20 April 2013 | 11:28 WIB

 
shutterstock

Kompas.com – Suplemen seperti minyak ikan dan herbal ginkgo biloba tidak mampu mencegah degradasi otak kognitif. Namun, latihan mental sederhana, seperti bermain sudoku, lebih bagus untuk kesehatan otak, demikian menurut sebuah penelitian.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari St. Michael’s Hospital dilakukan untuk meninjau beberapa studi klinis untuk obat herbal dan vitamin yang dapat mengurangi risiko penurunan kognitif pada orang tua. Ternyata, peneliti menemukan bahwa bermain teka-teki silang dan sudoku lebih ampuh untuk otak tua yang sehat.

Selain suplemen dan obat-obatan herbal lainnya, latihan fisik seperti latihan kekuatan juga tidak begitu berpengaruh dalam mengurangi risiko penurunan kognitif otak.

Pelatihan mental adalah satu-satunya kegiatan yang menunjukkan bukti kuat dalam menjaga kesehatan kognitif pada lansia. Karena kegiatan ini melibatkan latihan dalam mengingat, pengolahan, dan berpikir.

“Lupakan suplemen yang ditawarkan di pasar, metode kuat untuk kesehatan kognitif otak sebenarnya bisa dilakukan dengan bermain teka-teki silang atau sudoku,” kata Dr. Raza Naqvi, kepala peneliti, seperti dilansir DailyMail

Selain rajin bermain sudoku, peneliti menyarankan agar orang tua juga harus mempertahankan diet seimbang, melakukan olahraga teratur, mengontrol berat badan, dan rajin melakukan pemeriksaan kesehatan.


Editor : Lusia Kus Anna

Menang Lotre Rp 670 M, Membangun Rumah Hijau ala Teletubbies





LONDON, (PRLM).- Pasangan muda dari Nottinghamshire Inggris yang memenangkan lotre sebesar 45 juta pounds atau Rp 670 miliar akan membangun rumah hijau yang dilengkapi air terjun.

Matt dan Cassey Tophan dari Stapleford mendapatkan lotre Februari tahun lalu. Mereka mengatakan akan menggunakan dana itu untuk "rumah impian."

Rumah ramah lingkungan seharga 5 juta pound (Rp 74,5 miliar) dan disebut Serenity (Ketenangan) akan dibangun di satu tempat di Nottinghamshire.

Komplek rumah antara lain terdiri dari garasi 10 mobil yang dikelilingi air terjun, kolam renang berbentuk gua serta kebun raya dan bioskop kedap suara.

Dalam jumpa pers tahun lalu, Topham (24) mengatakan, "Saya sering mengecat rumah-rumah besar dan sering bermimpi apa rasanya punya rumah besar."

Topham bekerja sebagai dekorator dan tukang cat.

Usulan pembangunan rumah mencakup bangunan empat sayap dengan panel surya.
Arsitek di balik pembangunan ini menggambarkan rumah delapan kamar itu sebagai "rumah abad ke-21 dan merupakan tempat peristirahatan tersembunyi" dengan penggunaan energi sangat rendah.

Izin pembangunan rumah telah diajukan ke pemerintah setempat hari Kamis (19/4/13) dan diperkirakan akan dikaji pertengahan tahun ini. (bbc/A_88)***