Selasa, 22 April 2014

Kelinci Raksasa Habiskan 360 Wortel, 30 Apel, 15 Kol Sebulan

Bobot Darius Mencapai 22,2 Kg







WORCESTER, (PRLM).- Inilah kelinci terbesar yang boros pakan. Darius mampu menghabiskan 12 wortel sehari, satu apel dan setengah kol dalam sehari. Total 360 wortel, 30 apel dan 15 kol yang harus diesdiakan setiap bulan.

Bobot Darius mencapai 22,2 kg dan panjang 1,3 meter. Tak heran jika masuk dalam buku rekor dunia Guinness World Records.

Pemiliknya, Annette Edwards (62), warga Worcester, Inggris harus mengeluarkan anggaran tahunan 2.400 pounds atau Rp 46,14 juta atau Rp 3,8 juta per bulan. (A-88/dailymail)***

Kisah Heroik Kru Kapal Feri Korsel Selamatkan Penumpang

Dia rela meregang nyawa demi menyelamatkan para penumpang. 

 Selasa, 22 April 2014, 06:41

 
Foto mendiang Park Jee Young, salah satu kru kapal feri Korea Selatan yang tenggelam. (CNN)

VIVAnews - Di saat kemarahan keluarga penumpang kapal feri milik Korea Selatan, Sewol, membuncah akibat ulah para kru dan sang kapten, Lee Joon-seok, namun mereka tidak bisa membenci sosok Park Jee Young.

Bagaimana tidak, salah satu kru kapal feri tujuan Incheon ke Pulau Jeju itu rela meregang nyawa demi menyelamatkan para penumpang.

Dilansir dari kantor berita CNN, Senin 21 April 2014, aksi heroik Jee Young disaksikan oleh banyak penumpang. Jee Young tampak membantu penumpang melarikan diri dan mendistribusikan jaket penyelamat. Hal itu dilakukan perempuan berusia 22 tahun tersebut, begitu mengetahui posisi kapal feri sudah miring.

Ketika kehabisan jaket penyelamat, dia lari ke lantai lainnya untuk mencari lebih banyak lagi jaket. Bahkan, Jee Young rela tidak mengenakan jaket penyelamat.

Saat seorang penumpang bertanya mengapa Jee Young tidak ikut memakai jaket penyelamat, dia mengatakan semua anggota kru menjadi prioritas terakhir. Menurut penjelasan dari media Korsel yang mengutip pernyataan para saksi, Jee Young lebih memikirkan untuk menolong penumpang lain terlebih dahulu, ketimbang menyelamatkan diri sendiri.

Akibatnya, nyawa Jee Young malah tidak tertolong dan jenazahnya kini tengah dibaringkan di rumah duka di kota Incheon. Jee Young menjadi satu dari 87 orang yang dinyatakan tewas saat kapal Sewol tenggelam. 215 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.

Di rumah duka, terpancar suasana kesedihan yang mendalam. Bunga lily dan krisan dikirim publik Korsel untuk menghormati Jee Young. Saking banyaknya bunga duka cita, semua dijejer sejak di koridor hingga ke ruang dibaringkannya jenazah.

Di dalam bunga itu terlihat beragam doa dan pesan yang ditujukan khusus bagi Jee Young, seperti "Kami tidak akan melupakan semangat mulia Anda". "Kami akan selalu mengingat pengorbanan Anda" dan "Pahlawan".

Seorang pria asing dengan luka di bagian kepala pun hadir di acara pemberian hormat bagi Jee Young. Saat ditanya oleh pihak keluarga, pria itu mengaku berutang kepada Jee Young.

Menurut dia, apabila Jee Young tidak memberi handuk di kepalanya yang berdarah dan membantunya ketika air mulai membanjiri kapal, maka dia tidak dapat berdiri di hadapan jenazah Jee Young.

Bahkan, sebuah petisi online mulai digerakkan untuk mendorong pemerintah memberi penghargaan Good Samaritan bagi Jee Young. "Dia memang bertanggung jawab dan begitu baik," ujar sang nenek, Jung Jee Kwon.

Kesedihan begitu melanda keluarga ini. Mereka semua menangis sambil menggenggam tangan Jee Young.

Tulang punggung keluarga
Menurut salah satu kerabatnya, Jee Young sebenarnya ingin melanjutkan kuliahnya. Namun, dia terpaksa meninggalkan kampusnya demi menjadi tulang punggung keluarga usai sang ayah tiada.

Lalu, di tahun 2012 silam, dia bergabung dengan perusahan feri yang mengoperasikan Sewol. Karena kerjanya dinilai bagus, maka Jee Young dipindahkan ke kapal feri yang lebih besar. Tercatat baru enam bulan dia bekerja di kapal itu.

Namun, nahas menimpa Jee Young pada Rabu, 16 April 2014. Kapal tiba-tiba miring dan tenggelam. Hal ini sangat mengejutkan banyak pihak terutama keluarga.

Terlebih kapten kapal, Lee Joon-seok, dan beberapa kru malah melarikan diri ketika kapal sudah dalam keadaan miring.

"Hal ini tidak adil bagi Jee Young kami. Dia terpaksa harus meninggal, sementara kapten malah melarikan diri," ujar sang bibi yang enggan disebut namanya.

Kini, proses pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan. Sebanyak dua pertiga penumpang kapal merupakan pelajar SMA yang tengah menghabiskan liburan.  (one)



© VIVA.co.id

 

KPK Temukan Sembilan Modus Penyimpangan Program Raskin

Senin, 21 April 2014 | 11:50 WIB


Kompas.com/ M Agus Fauzul Hakim 
 Ilustrasi: beras Raskin yang bercampur kerikil


JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengemukakan, selama 16 tahun program raskin berjalan, kendala yang sama masih ditemukan.

Direktur Litbang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Romi Dwi Susanto menuturkan, masalah yang sama ditemukan juga 10 tahun yang lalu. "Kalau terulang, ini yang harus kita cermati; adakah pihak yang diuntungkan?" ujarnya di Kantor Kemenkokesra, Jakarta, Senin (21/4/2014).

Romi memaparkan, dari pengaduan yang masuk ke KPK sejak 2005 hingga 2013, ditemukan 9 modus penyelewengan program subsidi raskin. Modus pertama, data rumah tangga sasaran (RTS) tidak valid.

Kedua, distribusi raskin fiktif. Ketiga, terjadi penggelapan raskin. Modus keempat, lanjut Romi, adalah harga tebus raskin yang lebih mahal dari seharusnya.

Untuk diketahui, harga tebus raskin saat ini masih sama dengan tahun lalu, yakni Rp 1.600 per kilogram (kg). Romi menambahkan, modus lainnya adalah jatah raskin yang dikurangi. Biasanya, kasus yang banyak terjadi adalah sistem bagito alias bagi roto (bagi rata).

Akibatnya, rumah tangga yang tidak berhak menerima raskin ikut menerima, sedangkan RTS tidak mendapatkan genap 15 kg per bulan. "Modus lain adalah kualitas raskin yang tidak layak konsumsi," lanjut Romi.

Hal tersebut juga tidak lepas dari tidak adanya sosialisasi mengenai harga beras. Oleh karenanya, RTS merasa tidak "berhak" berharap mendapat beras yang lebih layak karena harganya hanya Rp 1.600 per kg. Modus selanjutnya adalah, raskin jatuh pada masyarakat yang tidak berhak.

Romi menjelaskan, beberapa masyarakat sangat miskin bahkan tidak mampu untuk menebus beras dengan harga Rp 1.600 per kg. Akibatnya, orang lain, yang mampu menebus, membeli beras dari RTS. Adapun modus terakhir berupa penggelapan uang tebus. "Masalah ini sudah lama, tetapi belum ada upaya terbaik," sesal Romi.


Penulis: Estu Suryowati
Editor : Bambang Priyo Jatmiko

Jepang Pun Butuh 5 Tahun Komersialkan Mobil Listrik

Selasa, 22 April 2014 | 10:37 WIB


SHUTTERSTOCK/Chutima Chaochaiya



JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil masa depan, mobil listrik, memang didesain untuk memenuhi kebutuhan orang di mana lingkungannya sudah mencukupi dari sisi infrastruktur pengisian listrik. Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT), Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi.

"Jangan harap bisa menjual mobil listrik tanpa infrastruktur," kata dia, di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (21/4/2014).

Di Jepang, sebuah negara yang memiliki industri otomotif canggih, komersialiasi mobil listrik membutuhkan waktu yang lumayan lama. Budi mengatakan, Yokohama menjadi salah satu distrik yang melakukan percepatan komersialisasi mobil listrik, sehingga bisa terealisasi dalam tempo lima tahun.

Lantas, apa yang dilakukan otoritas Yokohama? Budi menjelaskan, otoritas di sana memerintahkan para dealer untuk membangun stasiun pengisian bahan bakar listrik, sebelum mereka menjual mobil-mobil listrik hasil pabrikan Jepang, seperti Nissan.

"Itu (mobil listrik) kan multisektor. Pemerintah ikut, industri otomotif ikut, swasta ikut. Kan yang bikin jaringan infrastruktur swasta, bukan pemerintah," kata Budi.

Dia menambahkan, Indonesia bisa saja meniru Jepang dalam hal komersialisasi mobil listrik, yakni dikembangkan pada kluster-kluster. Permasalahannya kebutuhan listrik untuk mobil listrik tidak kecil.

Budi menuturkan, setidaknya dibutuhkan 5.000 watt di setiap stasiun pengisian listrik. Kebutuhan ini hampir mustahil bisa dipenuhi di tengah ancaman krisis listrik di Indonesia, dan masih rendahnya ratio elektrifikasi. Apalagi, jika listrik di Indonesia dihasilkan dari sumber energi primer yang mahal, yakni bahan bakar fosil.

"Di Jepang, listriknya dari gas. Gas nya impor dari Indonesia," kata Budi.

Yang menarik, meskipun di Jepang mobil listrik sudah berjalan, namun rasionya dibanding mobil internal combustion engine (ICE), masih sangat rendah. Saat ini Jepang memproduksi 40.000 unit mobil listrik per tahun, sementara mobil konvensional berbahan bakar fosil, jumlahnya ada 6 juta unit. "Jadi mobil listrik di Jepang cuma 0,8 persen dari total mobil," katanya.


Penulis: Estu Suryowati
Editor : Erlangga Djumena

Senin, 21 April 2014

Petugas Gabungan Geladah Kamar Warga Binaan Lapas Sukamiskin



NAZARUDIN keluar dari kamar tahanannya saat satgas kamtib yang dibantu oleh unsur Polri, TNI itu menggeruduk kamar warga binaan di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Sabtu (19/4/2014).*
 
 
BANDUNG, (PRLM).- Kamar di Lapas Sukamiskin di beberapa blok yang dihuni oleh koruptor digeladah oleh petugas gabungan pada Sabtu (19/4/2014) pagi. Razia tersebut dilakukan untuk mencari barang terlarang seperti narkoba, handphone, uang, dan senjata tajam.

Beberapa sel yang disisir, begitu juga kamar Nazarudin dan Gayus Tambunan yang berada di blok Timur atas tak luput dari penggeledahan.

Satgas kamtib yang dibantu oleh unsur Polri, TNI itu menggeruduk kamar warga binaan di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung.

Dua petugas sempat mengetuk pintu kamar nomor 41 yang dihuni Nazarudin. Tak lama kemudian, mantan bendahara umum Partai Demokrat tersebut membuka pintu. Nazarudin yang terlihat baru bangun tidur ini sempat terkejut.

Dia lalu mempersilahkan petugas masuk. Selama tiga menit petugas memeriksa kamar berukuran 3 x 3 meter itu. Kasur dan setiap sudut kamar digeledah. Hasilnya nihil.
Petugas lainnya bergerak ke kamar Gayus. Pintu nomor 19 itu diketuk pelan. Gayus mengenakan kaus abu-abu ini keluar dengan mimik kalem. Petugas menyisir kamar yang temboknya terpasang foto-foto Gayus bersama istri dan anak. Lagi-lagi petugas tak menemukan barang terlarang di kamar itu.

Kamar nomor 10 dihuni Dada Rosada, mantan wali kota Bandung, tak luput disambangi petugas. Di kamar Dada ini petugas tidak memperoleh target sasaran. "Saya baru bangun, ucap Dada yang menggunakan pakaian piama sambil duduk sila di atas kasur," katanya.
Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar Ibnu Chuldun disela operasi di blok timur atas mengatakan sasaran operasi ini antara lain narkoba, handphone, uang, laptop dan senjata tajam. Ini razia rutin.

Beberapa hasil sitaan dari kamar narapidana koruptor yaitu uang, pisau, gunting, HP, ipad, charger, rantai besi, sendok makan, piring kaca dan pembersih lantai.

Handpone tersebut langsung dipecahkan didepan petugas usai operasi. Sementara uang berhasil disita sejumlah Rp. 7.210.000., dicatat ke register D.

Kalapas Giri purbadi mengatakan siapapun yang melakukan pelanggaran akan ditindak tanpa kompromi.

Perhatian terhadap warga binaan tetap dijalin, namun jika melanggar akan ditindak tegas. "Operasi ini dianggap cukup berhasil dibuktikan dengan adanya temuan dari kamar napi. Namun ke depan akan selalu di instensifkan pemeriksaan seperti ini," ucap Giri kepada wartawan.

Jumlah warga binaan tipikor sebanyak 339 orang, pidum 125 total warga binaan dan tahanan sebanyak 464 orang. Sementara kamar keseluruhan yang bisa dipakai 525. (A-113/A-107)***

Sabtu, 19 April 2014

Jagung Sulsel dan Madura Kawin Bisa Percepat Panen



PROTOTIPE hasil perkawinan silang jagung Srikandi Kuning I (Sulsel) dan Guluk-guluk (Madura) mempercepat masa panen dari 100 hari menjadi 65-75 hari, adaptif terhadap lahan kering, produk tahan virus, dan tongkol jagung panjang.* 
 
 
 
YOGYAKARTA, (PRLM).- Srikandi Kuning 1 merupakan spesies jagung yang biasa ditanam petani di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan sekitarnya dengan masa panen sekitar 100 hari, bila dikawinkan dengan jagung spesies Guluk-guluk dari pedesaan di Kecamatan Guluk-guluk, Madura bisa mempercepat panen dan tahan wereng.

Hasil penelitian Dosen Fakultas Biologi UGM Dr Diah Rachmawati, M.Si, kawin silang tersebut bisa mempercepat pembuahan jagung dan masa pertumbuhan hingga panen hanya 65-75 hari, tahan virus CMV (Cucumber Mosaic Virus), kandungan protein dan lemak tinggi, bisa ditanam di lahan kering. “Ini kabar baik persilangan jagung, saya berharap musim tanam jagung ini petani lebih cepat dan padat,” kata dia, Kamis (17/4/2014).

Penelitian itu sejak 2009 bekerjasama antara Rachmawati dan tim dengan Balai Penelitian Tanaman Serealia, memanfaatkan empat daerah sebagai uji coba penanaman, yaitu Klaten, KP4 UGM, Pamekasan (Madura), dan Maros (Sulawesi Selatan). Pemilihan daerah uji coba dikaitkan dengan kondisi lahan empat daerah yan berbeda, yaitu lahan sawah seperti Klaten, lading (KP4 UGM), tanah kering, dan berpasir (Sulsel).

Dari uji coba tersebut ditemukan kelemahannya pada besaran panen. Srikandi Kuning 1 kunin biasa panen 7 ton hektar dan kandungan protein dan lemah tinggi. Ketika jagung itu dikawinkan dengan Guluk-guluk hanya menghasilkan 6,5 ton per hektar. Tetapi terdapat kelebihan dari kawin silang itu, berupa ukuran tongkol yang lebih panjang, yakni 15-18 cm. Ini memecahkan rektor tongkol guluk-guluk hanya 10-13 cm.

Dari segi masa panen, peneliti mengklaim jauh lebih baik jika dibandingkan dengan hibrida Pioneer yang menjadi favorit para petani di Jawa. Masa panen jagung ini sampai 100 hari, sementara jagung dari kawin silang hanya 65-75 hari per panen. Begitu juga tingkat ketahanan virus, jagun kawin silang lebih tahan virus. “Yang tidak kalah penting, persilangan Srikandi dan Guluk-guluk bisa ditanam di daerah sulit air atau daerah kering,” kata dia.

Bibit dari produk kawinsilang jagung tersebut dinamakan Gama GS dan Gama SG. GS berarti Guluk-guluk menjadi bibit betina (S) dan Srikandi Kuning 1 sebagai jantan (G), sebaliknya Gama SG berarti Srikandi Kuning 1 betina (S) dan Guluk-guluk sebagai jantan (G).

Dia berharap penelitiannya bisa membantu untuk meningkatkan semangat petani dalam bercocok tanam jagung dan hasilnya bisa ikut mendorong ketahanan pangan nasional (A-84/A-147)***

Jalur Pendakian Gunung Ciremai Kembali Dibuka




EMPAT jalur masuk pendakian ke Gunung Ciremai, mulai Kamis (17/4/2014) kembali membuka pelayanan bagi masyarakat yang hendak mendaki gunung tersebut. Alur berwarna oranye dalam gambar, adalah jalur pendakian hasil rekam GPS menuju puncak Ciremai dari empat pos pintu masuk jalur pendakian.*


KUNINGAN, (PRLM).- Empat pos pintu masuk jalur pendakian Gunung Ciremai, kembali dibuka untuk melayani izin pendakian ke puncak gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut.
Pembukaan kembali layanan pendakian ke gunung tersebut, diberlakukan mulai Kamis (17/4/2014) berdasarkan surat resmi dari Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Nomor S.258/BTNGC-1/2014, tentang Pembukaan Jalur Pendakian Taman Nasional Gunung Ciremai, ditandatangani Kepala BTNGC Ir Dulhadi, tanggal 16 April 2014.

Sementara itu, sebelumnya seluruh jalur pendakian resmi Gunung Ciremai yang terdapat di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, sejak tanggal 27 Januari 2014 ditutup sementara untuk kegiatan pendakian.

Penutupan itu diterapkan BTNGC dan para pihak pengelola jalur pendakian dengan pertimbangan cuaca buruk serta untuk kepentingan pemulihan habitat kawasan konservasi TNGC.

Dengan adanya surat keputusan tersebut tadi, gunung berapi berketinggian sekitar 3.078 meter di atas permukaan laut itu, kini bisa kembali didaki oleh masyarakat umum.
Terkait kebijakan tersebut, menurut Kepala BTNGC Dulhadi, pihaknya juga telah menyampaikan surat perihal pembukaan jalur pendakian TNGC itu kepada semua mitra pengelola jalur pendakian tersebut.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan kegiatan pendakian ke Gunung Ciremai, silakan daftar ke pos jalur pendakian yang dikehendaki," ujar Dulhadi, seraya mengingatkan kepada pendaki Gunung Ciremai, untuk selalu mengikuti segala aturan dan prosedur yang telah ditetapkan.

Puncak Gunung Ciremai selama ini bisa dijangkau pendaki melalui tiga jalur pendakian resmi dari empat pos pintu masuk. Terdiri atas jalur Linggajati dengan pos pintu masuk dari Desa Linggajati dan Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Kemudian, jalur Palutungan dengan pos pintu masuk dari Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Satu jalur lagi, adalah Jalur Apuy dengan pos pintu masuk dari Dusun Apuy, Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.(A-91/A-89)***

Kingdom Tower akan jadi Gedung Tertinggi di Dunia?



GEDUNG Burj Khalifa (kiri) dan Kingdom Tower yang akan dibangun di Jeddah (kanan).*
 
 
 
DUBAI, (PRLM).- Status gedung Burj Khalifa sebagai gedung tertinggi di dunia akan segera berakhir. Pasalnya, pemerintah Arab Saudi berencana membangun gedung yang lebih tinggi lagi.

Dilaporkan Saudi Gazette, nama gedung baru yang akan menjulang setinggi 3.280 kaki atau 1.000 meter lebih dan dibangun di Jeddah itu akan diberi nama Kingdom Tower.
Burj Khalifa, yang saat ini tercatat di Guinness sebagai gedung tertinggi di dunia, memiliki tinggi 2.716 kaki atau 827 meter.

Consultants Advanced Construction Technology Services (ACTS) mengumumkan pengujian seluruh material gedung telah dilakukan, dan pembangunan akan dimulai pekan depan.

Pembangunan Kingdom Tower diperkirakan menelan biaya 1,23 miliar dolar AS. Gedung 200 lantai ini akan menghadap ke Laut Merah, dan pembuatannya membutuhkan kira-kira 5,7 juta kaki persegi beton, dan 80 ribu ton baja.

Membangun gedung tinggi di tepi pantai sangat tidak mudah. Garam berpotensi merusak. Pondasi sedalam 60 meter harus mampu menahan air asin di dekatnya. Akibatnya, ACTS akan menguji kekuatan beton.

Beban angin juga akan menjadi masalah. Untuk mengatasi terpaan angin, menara kemungkinan akan berubah bentuk secara teratur. (saudi gazette/A-89)***

Jepang Bantu Peningkatan Kemampuan Iptek Pemuda Indonesia

Program Jenesys 2.0



JAKARTA, (PRLM).- Kementerian Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Japan International Cooperation Center (JICE) dan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia menyelenggarakan Program Jenesys 2.0.

Program yang meningkatkan kemampuan kapasitas iptek para pemuda ini merupakan kerjasama regional di ASEAN Committee and Science and Technology (ASEAN Cost) yang memfasilitasi pertukaran pemuda Jepang dan negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.
“Program ini sangat bermanfaat bagi Indonesia untuk meningkatkan kemampuan iptek para pemuda dalam rangka meningkatkan daya saing,” ucap Sekretaris Menteri Riset dan Teknologi Hari Purwanto pada acara konferensi pers Jenesys 2.0 di Jakarta, Kamis (17/4/2014).

Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam yang banyak, untuk pembangunan kedepan para pemuda harus meningkatkan kemampuannya dalam bidang iptek, karena kalau tidak ditingkatkan bisa ketinggalan. “Oleh karena itu, kita melakukan kerjasama dengan Jepang menyelenggarakan program ini, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan iptek para pemuda,” ungkapnya.

Sementara itu, Asdep Jaringan Iptek Internasional Kemristek Nada Marsudi dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pada tahun 2014 ini, Jenesys 2.0 Science & Technology, 8th batch telah membuka kesempatan kepada para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan dengan berkunjung ke Jepang pada tanggal 22-29 April 2014.

Beberapa persyaratan untuk mengikuti program tersebut antara lain adalah pemuda merupakan mahasiswa aktif berusia 18-30 tahun, baik program S1 maupun S2, diutamakan yang terkait dengan urban planning (teknik sipil,arsitek, planologi, aekeologi, dan lain-lain jurusan/program studi pendukung lainnya), serta mengirm sejumlah dokumen lainnya.
Sejak aplikasi pendaftaran Jenesys 2.0 Sciene & Technology 8th batch ditutup pada tanggal 12 Maret 2014, Kemristek telah menerima sejumlah 886 aplikasi. Jumlah aplikasi kandidat terbanyak ITB sebanyak 149, UGM sebanyak 132, UI sebanyak 121. Selain itu, Kemristek juga menerima aplikasi lainnya dari perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia. Dari sejumlah aplikasi tersebut sebanyak 96 orang sudah dinyatakan lolos seleksi program Jenesys 2.0.

Pada Kamis (17/4), Menristek Gusti Muhammad Hatta secara resmi melepas peserta program tersebut yang akan berangkat ke Jepang. Pemerintah Jepang dalam hal ini menanggung biaya yang dikeluarkan untuk keberangkatan peserta beserta empat mentor/supervisor selama di Jepang (biaya akomodasi selama di Jepang, transportasi lokal, meals, termasuk tiket perjalanan Jakarta-Tokyo pulang pergi. (A-88/kominfo)***

Sabtu, 20 April 2013

Teleskop Kepler Deteksi Dua Planet Mirip Bumi



WASHINGTON, (PRLM).- Dua planet menjadi kandidat terkuat untuk menjadi kembaran bumi.

Para ilmuan mengatakan kedua planet bernama Kepler-62e dan Kepler-62f ini memiliki ukuran dan jarak yang tepat dari bintang orbit mereka, sehingga ada kemungkinan besar permukaan planet mengandung air.

Namun kepastiannya sulit untuk diketahui karena mereka terletak di Konstelasi Lyra yang berjarak 1.200 tahun cahaya dari bumi.

Jarak sejauh itu tidak memungkinkan teknologi teleskop bumi untuk mendeteksi secara detil.

Tetapi para ilmuan mengatakan pada Science Magazine bahwa temuan ini sangat menakjubkan.

"Kedua planet itu adalah kandidat terkuat dari daftar planet yang bisa didiami," kata Bill Borucki yang memimpin tim operasional teleskop Kepler di Badan Antariksa AS, NASA.
Para peneliti menyebut Kepler-62e dan Kepler-62f sebagai "super Earths" karena dimensi mereka satu setengah kali lebih besar dari bumi.

Berdasarkan ukuran, para ilmuan menduga planet ini memiliki tekstur berbatu, seperti bumi, atau memiliki bagian yang terbuat dari es.

Kepler hingga saat ini berhasil memastikan keberadaan lebih dari 100 planet di luar sistem galaksi Bima Sakti sejak 2009. (bbc/A-108)***

Peringatan Hari Kartini: "Fashion Show", Memasak, Merias

Kediri

Penulis : Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim | Sabtu, 20 April 2013 | 12:50 WIB

 
Kompas.com/ M. Agus Fauzul Hakim
Para wanita pegawai negeri sipil di lingkup Pemkot Kediri, Jawa Timur, memperingati Hari Kartini dengan beberapa kegiatan, diantaranya fashion show, Sabtu (20/4/2013).  



KEDIRI, KOMPAS.com - Peringatan Hari Kartini, selalu diisi dengan berbagai gebyar kegiatan yang berulang setiap tahunnya. Seperti yang dilakukan oleh para perempuan pegawai negeri sipil maupun anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di Pemerintahan Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (20/4/2013).

Ada empat kegiatan yang digelar, yaitu lomba menyajikan masakan, lomba baca puisi, lomba fashion show, serta lomba merias wajah dengan mata tertutup. Kegiatan yang berlangsung di Balai Kota Kediri di Jalan Basuki Rahmad itu juga diwarnai dengan nuansa batik dari pakaian yang mereka kenakan.

"Untuk melatih kreativitas. Di sini kita juga bisa melihat bagaimana ibu-ibu mampu merias dengan mata tertutup," kata Dahlia, ketua tim penggerak PKK.

Wali Kota Kediri, Samsul Azhar mengatakan, pihaknya sengaja menggelar bermacam kegiatan itu untuk menggelorakan semangat Kartini dalam kehidupan para perempuan di lingkup pemerintahannya. Semangat Kartini, menurutnya, harus terus dijaga untuk membentuk dinamisasi kehidupan.

"Dengan semangat Kartini, ibu-ibu itu akan terberdayakan," kata Wali Kota berlatar belakang profesi dokter ini.

Wali Kota menambahkan, mengacu semangat Kartini itu seharusnya membuat para wanita lebih kreatif lagi agar mampu mengangkat derajatnya. Dengan begitu, menurutnya tidak ada lagi kaum hawa yang mencari nafkah di negeri orang.

"Kartini-kartini Indonesia tidak perlu ke luar negeri karena di Indonesia ini masih banyak yang perlu dilakukan," imbuhnya.

Kegiatan yang diawali dengan upacara bersama itu diikuti oleh para perempuan dari satuan-satuan kerja hingga tingkat kelurahan.

Editor : Farid Assifa

Usut Selisih Anggaran UN Rp 25.000 per Siswa

Alokasi Rp 55.000 per Siswa, Digunakan Rp 30.000


JAKARTA, (PRLM).- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pertanyakan anggaran pengadaan soal ujian nasional yang dinilai tidak sesuai dengan jumlah anggaran yang telah disetujui. Anggaran APBN yang dialokasikan untuk soal ujian nasional, seharusnya Rp 55 ribu bagi setiap siswa, namun ternyata hanya Rp 30 ribu, sehingga terdapat selisih anggaran sebesar Rp 25 ribu.

Pernyataan tersebut, dikemukakan anggota DPD Istibsyaroh, saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk 'Kisruh Ujian Nasional', di gedung DPD, Jakarta, Jumat (19/4).

Menurut dia, persoalan itu sudah dipertanyakan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sayangnya, hingga saat ini pihaknya belum mendapat jawaban pasti. "Jadi yang Rp 25 ribu di kemanakan? Kalau dikalikan dengan sekian juta siswa yang mengikuti ujian nasional, kan banyak sekali jumlahnya. Dalam berbagai kesempatan, kami sudah mempertanyakan persoalan ini ke Kemendikbud, tapi sampai sekarang kami belum memperoleh jawaban konkret," tegas Istibsyaroh.

Ia mengatakan, dengan adanya selisih tersebut, maka terindikasi terjadinya korupsi.
Namun untuk memastikan itu, ia meminta aparat penegak hukum melakukan penelusuran lebih mendalam. “Selain hanya diberikan Rp 30 ribu/siswa, tidak sedikit pula siswa di beberapa sekolah yang dipungut dengan alasan untuk keperluan konsumsi dan keamanan. Padahal seharusnya, semua biaya untuk itu, sudah diatur dan disepakati untuk diambil dari APBN,” ujar Istibsyaroh menambahkan.

Karenanya, ia mendorong Komite III DPD yang membidangi hukum, untuk melakukan langkah-langkah dorongan agar institusi penegak hukum melakukan penelusuran dugaan terjadinya korupsi pengadaan soal ujian nasional tersebut.

"Sebetulnya, saya tidak berwenang untuk mendorong-dorong agar penegak hukum menelusuri hal itu. Yang seharusnya mendorong, adalah teman-teman yang ada di Komite III. Saya kan sekarang di Komite I,” ujarnya lebih lanjut. (A-109/A_88)***

Sebaiknya, Pahami Sistem Perhitungan Bunga KPR!

Sabtu, 20 April 2013 | 10:15 WIB

 
shutterstock.com
Bunga floating juga bukan merupakan sistem perhitungan bunga. Namun, merupakan sifat bunga yang ditetapkan kepada debitur KPR. Dengan bunga floating, tingkat bunga yang dikenakan ke debitur tak tentu, berubah mengikuti tingkat bunga pasar.  



KOMPAS.com - Sebagian besar pembelian rumah di Indonesia dilakukan dengan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Namun, tidak banyak yang mengerti dengan istilah-istilah seputar KPR tersebut. Bahkan, tak jarang membuat pengguna KPR bingung ketika hendak membeli rumah idamannya dengan skema cicilan ini.

Dalam hal sistem bunga KPR, beberapa istilah pun terkadang muncul. Ada istilah sistem bunga flat dan annuitas atau bunga mengambang (floating) dan tetap (fixed). Karena itu, pahami dulu cara perhitungan bunganya untuk keempat istilah tersebut.

Bunga Flat
Sistem perhitungan suku bunga menggunakan bunga flat mengacu pada pokok utang awal. Artinya, besarnya cicilan serta angsuran pokok berikut bunga cicilan tetap/sama (flat) selama periode kredit.

Misalnya, debitur A hendak membeli mobil seharga Rp 150 juta dengan uang muka 20 persen dan suku bunga 10 persen flat per tahun. Besar cicilan per bulan sejak awal akhir masa angsuran, nilai bunga yang mesti dibayar mengacu ke Rp 150 juta sebagai nilai awal utang pokok. Sekalipun masa angsuran tinggal enam bulan dan nilai utang pokok tinggal Rp30 juta, bunga tetap dihitung dengan Rp 150 juta tadi sebagai acuan.

Adapun sistem bunga flat banyak diterapkan dalam penyaluran kredit barang-barang konsumtif, seperti elektronik, home appliances, kendaraan bermotor, atau kredit tanpa agunan (KTA).

Bunga Efektif
Sistem bunga ini kebalikan dari sistem bunga flat. Porsi bunga dihitung berdasarkan utang pokok tersisa. Sehingga porsi bunga dan pokok dalam angsuran setiap bulan akan berbeda, meski besaran angsuran per bulannya tetap sama.

Contohnya, debitur B awalnya mendapat KPR dengan plafon Rp 150 juta. Di bulan pertama, bunga dihitung mengacu ke angka Rp 150 juta sebagai utang pokok. Setelah lima tahun, utang pokok itu tentu menurun, andaikanlah menjadi Rp 100 juta. Maka, besar bunga dihitung dengan pengalian bunga ke Rp 100 juta sebagai utang pokok yang tersisa, bukan ke Rp 150 juta tadi.

Sistem bunga efektif ini biasanya diterapkan untuk pinjaman jangka panjang, seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau kredit investasi.

Bunga Fixed
Bunga tetap merupakan sifat bunga, bukan sistem perhitungan bunga. Dengan bunga tetap, tingkat bunga yang dikenakan ke debitur dipatok di angka tertentu. Nah, patokan tersebut lazim berlaku untuk jangka waktu tertentu.

Misalnya, kini bank penerbit KPR banyak menawarkan tingkat bunga di bawah 10% yang bersifat tetap untuk masa satu tahun. Ada yang 7 persen, ada pula yang 9 persen.

Bunga Mengambang (floating)
Bunga floating juga bukan merupakan sistem perhitungan bunga. Namun, merupakan sifat bunga yang ditetapkan kepada debitur KPR. Dengan bunga floating, tingkat bunga yang dikenakan ke debitur tak tentu, berubah mengikuti tingkat bunga pasar. Bila kondisi ekonomi tengah apik dan bunga pasar rendah, bunga KPR bisa rendah, bisa di bawah 10 persen.

Sebaliknya, bila kondisi ekonomi tengah tak ramah dan bunga pasar naik, bunga KPR bisa pula naik—bisa di kisaran 14 persen; saat krisis ekonomi dahsyat di tahun 1997-an, tingkat bunga KPR di atas 25 persen. (Hotmian Siahaan)
Sumber : www.tabloidrumah.com
Editor : Latief

Tumpukan Sampah Menggunung di Bantaran Sungai Cisangkuy





SOREANG,(PRLM).-Perilaku warga masyarakat yang masih membuang sampah seenaknya membuat bantaran Sungai Cisangkuy Kp. Rancaengang, Desa Rancamulya, Kec. Pameungpeuk, dipenuhi tumpukan sampah. Kondisi itu menyebabkan bau tak sedap dan sebagian sampah masuk ke aliran sungai sehingga mencemarinya.

Menurut seorang warga, Solihin, tumpukan sampah sepajang 10 meter itu dibiarkan sehingga makin tinggi. "Tidak ada kepedulian dari warga sekitar dan aparat setempat agar tumpukan sampah segera dibersihkan," katanya, Sabtu (20/4).

Tumpukan sampah sebagian besar plastik seperti bekas kantong kresek. "Tak jauh dari tumpukan sampah terdapat tempat pemulung. Mungkin sampah-sampah plastik yang tak berharga dibuang dan ditambah sampah dari warga," katanya.

Solihin mengimbau kepada aparat desa, kecamatan, maupun Pemkab Bandung untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut. "Warga siap dikerahkan asalkan ada truk sampah sehingga bantaran sungai menjadi bersih," katanya.(A-71/A-107)***

Sudoku dan TTS Bikin Otak Sehat

Sabtu, 20 April 2013 | 11:28 WIB

 
shutterstock

Kompas.com – Suplemen seperti minyak ikan dan herbal ginkgo biloba tidak mampu mencegah degradasi otak kognitif. Namun, latihan mental sederhana, seperti bermain sudoku, lebih bagus untuk kesehatan otak, demikian menurut sebuah penelitian.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari St. Michael’s Hospital dilakukan untuk meninjau beberapa studi klinis untuk obat herbal dan vitamin yang dapat mengurangi risiko penurunan kognitif pada orang tua. Ternyata, peneliti menemukan bahwa bermain teka-teki silang dan sudoku lebih ampuh untuk otak tua yang sehat.

Selain suplemen dan obat-obatan herbal lainnya, latihan fisik seperti latihan kekuatan juga tidak begitu berpengaruh dalam mengurangi risiko penurunan kognitif otak.

Pelatihan mental adalah satu-satunya kegiatan yang menunjukkan bukti kuat dalam menjaga kesehatan kognitif pada lansia. Karena kegiatan ini melibatkan latihan dalam mengingat, pengolahan, dan berpikir.

“Lupakan suplemen yang ditawarkan di pasar, metode kuat untuk kesehatan kognitif otak sebenarnya bisa dilakukan dengan bermain teka-teki silang atau sudoku,” kata Dr. Raza Naqvi, kepala peneliti, seperti dilansir DailyMail

Selain rajin bermain sudoku, peneliti menyarankan agar orang tua juga harus mempertahankan diet seimbang, melakukan olahraga teratur, mengontrol berat badan, dan rajin melakukan pemeriksaan kesehatan.


Editor : Lusia Kus Anna

Menang Lotre Rp 670 M, Membangun Rumah Hijau ala Teletubbies





LONDON, (PRLM).- Pasangan muda dari Nottinghamshire Inggris yang memenangkan lotre sebesar 45 juta pounds atau Rp 670 miliar akan membangun rumah hijau yang dilengkapi air terjun.

Matt dan Cassey Tophan dari Stapleford mendapatkan lotre Februari tahun lalu. Mereka mengatakan akan menggunakan dana itu untuk "rumah impian."

Rumah ramah lingkungan seharga 5 juta pound (Rp 74,5 miliar) dan disebut Serenity (Ketenangan) akan dibangun di satu tempat di Nottinghamshire.

Komplek rumah antara lain terdiri dari garasi 10 mobil yang dikelilingi air terjun, kolam renang berbentuk gua serta kebun raya dan bioskop kedap suara.

Dalam jumpa pers tahun lalu, Topham (24) mengatakan, "Saya sering mengecat rumah-rumah besar dan sering bermimpi apa rasanya punya rumah besar."

Topham bekerja sebagai dekorator dan tukang cat.

Usulan pembangunan rumah mencakup bangunan empat sayap dengan panel surya.
Arsitek di balik pembangunan ini menggambarkan rumah delapan kamar itu sebagai "rumah abad ke-21 dan merupakan tempat peristirahatan tersembunyi" dengan penggunaan energi sangat rendah.

Izin pembangunan rumah telah diajukan ke pemerintah setempat hari Kamis (19/4/13) dan diperkirakan akan dikaji pertengahan tahun ini. (bbc/A_88)***

Jumat, 19 April 2013

Satu Terduga Pelaku Bom Boston Ditangkap

PASCA-BOM BOSTON


Jumat, 19 April 2013 | 14:22 WIB

 
FBI / AFP
Foto ini diambil dari rilis video FBI pada Kamis (18/4/2013) menayangkan dua tersangka peledakan bom maraton Boston. Dikabarkan kepolisian Boston dan FBI berhasil menangkap salah seorang terduga pelaku. 




BOSTON, KOMPAS.com — Polisi Boston dikabarkan berhasil menangkap seorang tersangka peledakan bom maraton Boston, Kamis (18/4/2013) malam waktu setempat.

Namun, seorang tersangka lain melarikan diri di kota Watertown, sekitar 16 km sebelah barat Boston, setelah terlibat baku tembak dengan polisi. Saat ini polisi mengamankan kawasan seluas 20 blok untuk mencari tersangka kedua.

Penangkapan ini diawali ketika polisi sedang menyelidiki seorang polisi yang tewas tertembak di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan sebuah pencurian mobil yang kemudian memicu kejar-kejaran hingga ke kawasan Watertown.

Aparat keamanan AS hingga kini belum berkomentar soal apakah kejadian di MIT dan Watertown terkait dengan tragedi bom Boston, Senin (15/4/2013). Satu hal yang pasti, pria yang ditangkap di Watertown berusia sekitar 20 tahun.

"Kami mengetahui situasi itu dan kami terlibat di sana (Watertown). Kami terus memantau situasi saat ini," kata seorang agen FBI yang minta namanya tidak disebutkan.

Sementara seorang sumber lain di FBI pada Jumat dini hari mengatakan, terlalu dini untuk berspekulasi insiden Watertown terkait dengan bom maraton.

Sementara itu, juru bicara Kepolisian Negara Bagian Massachusetts mengatakan, dalam penangkapan itu, polisi juga menemukan sejumlah bahan peledak.

"Dalam insiden di Watertown kami menemukan bahan peledak yang sangat bisa digunakan untuk melawan polisi," kata juru bicara kepolisian, David Procopio.

Editor : Ervan Hardoko
 

Ujian Matematika, Peserta Bebas Pakai Ponsel

Penulis : Kontributor Polewali, Junaedi | Jumat, 19 April 2013 | 15:17 WIB


 
Kompas.com/ Junaedi
Meski peserta dilarang membawa catatan dan ponsel untuk menghindari kecurangan, namun sejumlah siswa di Polewlai Mandar tetap menggunkan ponsel layaknya kalkulator dalam Ujian Nasional hari kedua, Jumat (19/2).



POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Ujian nasional tingkat SMA, SMK, MA, dan sederajat hari kedua, Jumat (19/4/2013), di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, diwarnai kecurangan dari peserta ujian. Sejumlah peserta ujian di SMK Negeri I Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tertangkap kamera tengah menggunakan telepon seluler sambil mengerjakan soal-soal ujian.

Dalam pantauan Kompas.com, mereka tampak bebas memakai ponsel untuk mengerjakan soal-soal Matematika yang diujikan hari ini. Meski panitia pelaksana ujian dan pengawas ruangan telah mengimbau para peserta ujian agar mengerjakan soal tanpa kecurangan, tetap saja ada peserta yang tak mengindahkan larangan tersebut.

Diduga sejumlah peserta yang curang ini mengelabui pengawas ruangan dengan cara menyembunyikan ponsel di balik rok atau celana sebelum memasuki ruang ujian. Saat mengerjakan soal Matematika ini, mereka tampak leluasa menggunakan ponsel sebagai mesin hitung layaknya kalkulator saat pengawas ruangan lengah.

Selain itu, beberapa siswa juga terlihat membuka catatan yang disimpan di dalam laci meja. Kelakuan para siswa ini jelas-jelas melanggar aturan panitia UN yang melarang peserta membawa ponsel dan buku pelajaran ke dalam ruang ujian. Aturan itu juga berlaku bagi pengawas ujian.

Editor :Farid Assifa

SMKN3 Baleendah Mengadakan Rekrutmen Tenaga Kerja






SOREANG, (PRLM).- Sebagai upaya menyalurkan siswa kelas XII dan alumni yang belum bekerja, SMKN 3 Baleendah mengadakan rekrutmen tenaga kerja. Gelar rekrutmen bekerja sama dengan perusahaan jaringan swalayan, produsen sepeda motor, perusahaan farmasi, dan produsen makanan ternak.

"SMKN 3 Baleendah sudah memiliki kerja sama dengan puluhan industri yang setiap tahun mengadakan rekrutmen tenaga kerja dari siswa kelas XII dan alumni," kata Kepala SMKN 3 Baleendah. Hj. Adah Rodiyah, didampingi Wakasek Hubungan Industri, Deni Rustendi, Jumat (19/4/2013), di ruang kerjanya.

Jumlah siswa kelas XII sebanyak 297 anak yang terbagi dalam program Keahlian Agrobisnis Pembibitan, Akuntansi, dan Pemasaran. "Sudah di atas 250 siswa kelas XII yang sudah terekrut dunia industri sehingga kalau sudah lulus langsung bekerja.Bahkan, belum menerima ijazah juga sudah bekerja sehingga berdoa agar Ujian Nasional (UN) berhasil," ujarnya.

Untuk persyaratan di sebuah jaringan swalayan, kata Adah, minimal dengan tinggi badan 153 cm. Dalam pengukuran tinggi badan itu seorang siswi protes karena tinggi badannya kurang dari 153 cm. "Memang tinggi badan saya kurang dari 153 cm, namun kemampuan saya banyak," tuturnya.(A-71/A-147)***

Sabtu, 13 April 2013

Balon Walikota Ridwan Serahkan Gerobak Perpustakaan

Untuk Cerdaskan Warga



ADE BAYU INDRA/"PRLM"
ANGGOTA DPR RI Rachel Maryam mendampingi Ridwan Kamil membaca buku bersama anak-anak, pada acara Pencanangan Gerakan Gerobak Perpustakaan, di Gang Lumbung IV, Jln. Caringin, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Kamis (11/4). Gerobak perpustakaan yang rencananya akan disebar ke beberapa tempat itu, merupakan salah satu cara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.*
 
 
BANDUNG, (PRLM).- Bakal Calon Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyerahkan sebuah gerobak buku kepada untuk warga Gang Lumbung 04, RT 03, RW 05 Kelurahan dan Kecamatan Babakan Ciparay, Kamis (11/4/13). Diharapkan adanya gerobak buku tersebut bisa mendorong anak-anak dan warga untuk gemar membaca buku.

Dengan mengenakan kemeja batik, Ridwan Kamil beserta anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Rachel Maryam mendorong gerobak buku menuju lapang kecil di Gang sempit tersebut. Keduanya disambut warga beserta anak-anak kecil yang telah menungu. Penyerahan gerobak buku dilakukan oleh Ridwan kepada Wakil Ketua RW 05 Edi Kusnaedi.

Dalam sambutannya, Ridwan menyatakan pemberian gerobak buku tersebut menjadi salah satu mimpi dia untuk memberikan perpustakaan keliling bagi warga Kota Bandung. "Tiap kelurahan dan RW di Kota Bandung punya permasalahan berbeda. Ada yang banjir, ada juga yang tak memiliki tempat bermain untuk anak karena berada di pemukiman padat,"katanya.

Oleh sebab itu, karakter pemukiman Kota Bandung yang berupa gang sempit dengan akses kendaraan yang sulit masuk memerlukan solusi kreatif. "Ini merupakan solusi kecil bagi warga Kota Bandung. Gerobak buku pun hasil karya komunitas kreatif Kota Bandung,"ujar Ridwan.

Menurutnya, jika upaya menumbuhkan minat baca dan membagi pengetahuan melalui gerobak buku berhasil, pembagian gerobak buku lain akan dilakukan di sejumlah tempat di Kota Bandung. "Kita akan lakukan yang sama kepada tempat lain. Saya akan berikan gerobak buku di Ujung berung dan bak sampah di Pajajaran,"ujarnya.

Dikatakan Ridwan, pada prinsipnya, perpustakaan dan teknologi yang mesti mendatangi warga di pemukiman padat. "Kalau ada rezekinya, gerobak buku ini bisa dilengkapi internet,"katanya. (A-201/A-26)**